Tuesday, December 25, 2007

Touring to grogot

Libur lebaran ku manfaatkan touring ke grogot bersama bapak joko, berikut kisah perjalanannya ...

Mengantri ferry untuk menyebrang ke penajam


Di ferry

Untuk mencapai grogot, harus menyebrang selat dengan menggunakan kapal ferry, dibutuhkan waktu kurang lebih 1 jam, yach wajar saja dengan ferry di indonesia usianya tidak ada yang muda lagi 8-), jadi bisa dibayangkan jalannya ferry kalo diadu dengan orang berenang masih lebih cepat orang berenang dibandingkan dengan ferrynya sendirii.
Sebenarnya bisa juga menggunakan kapal klotok yang lebih cepat tapi agak sedikit mahal dan resikonya pun cukup menghawatirkan jika kita menggunakan motor.



Pelabuhan pundong, grogot



Jalan - jalan pake ranger


Gentung dayo

Waduk ini dahulunya bekas tambang batu bara, dalamnya sekitar 13 m klo kita baca di papan pengumuman, namun klo dilihat permukaan airnya tingginya mencapai 10.8 m dari permukaan.
Bisa kita bayangkan waduk seluas 11 ha ini batu baranya habis dieksplorasi manusia!!. betapa habisnya kekayaan bumi kalimantan akibat keganasan manusia :-(


Jembatan "Gentung Dayo"

Bapak joko dan istri

yaa siapapun yang melihat "Adegan " seperti ini apalagi yang belum nikah pasti mupeng habis, heee termasuk saya :-),

on the lake


Pohon aneh

Pohon ini jika dilihat dari jauh daunnya mirip daun pisang, tetapi jika dilihat dari dekat kayunya mirip kayu jati!yup inilah kekuasaan Allah yang ada di bumi etam

Terima kasih Yamaha ...


1 comment:

Candra Adi Putra said...

so sad cas?
you are alone ....
you miss the one.....