Thursday, July 10, 2008

Kapan nikah ...?


kapan nikah ...?

Beberapa hari ini kata tersebut seolah-olah lagu wajib ketika memulai hari. bagaimana tidak, sebelum tidur kajian yang aku dengar dari radio membahas tentang proses penciptaan nabi adam dan siti hawa, yang pada kesimpulannya mengarahkan tentang proses pernikahan juga.

Kemudian ketika membuka inbox pada FS seseorang teman lama memberitahukan bahwa si "A" dah nikah, kapan giliranmu ;-), dan pada sore harinya dapat sms "Dapat SMS dari si "B" katanya kapan nyusul, trus ditunggu undangannnya, awas yach klo dikasih taunya belakangan".

Kemudian muncul dibenakku "Siapa sich yang tidak mau menyempurnakan separuh agama?"
atau klo hal tersebut ditanyakan ke agus ringo jawabnya "May be yes may be no " ;-)

Yang jelas, nikah butuh persiapan (ilmu, modal dan kesiapan mental) dan tak kalah penting ada calonnya. Nach persoalan mencari pendamping hidup ini yang gak boleh dibilang gampang2-susah.

Mendapatkan calon pendamping yang baik agamanya, cantik, kaya serta dari keturunan yang baik merupakan anugrah terindah yang belum kumiliki.
keadaan diatas sesungguhnya tidak mutlak untuk sebuah perkawinan. terkadang ada orang yang harus mengeluarkan begitu banyak uang hanya untuk walimah beberapa hari saja, dan ada orang yang hanya mengeluarkan sedikit uang, sedikit persiapan. dan hasilnyapun bisa beragam.
Jadi pada kesimpulan akhir bagaimana cara dan niat kita dalam menyambut serta melalui proses menuju pernikahan yang sesuai dengan syar'i.

dan apabila kupaksakan menjawab pertanyaan tersebut jawabannya sangat banyak dan dengan siapa
saya bicara, baru bisa ;-).

6 comments:

Anonymous said...

assalamualaikum, mas. mas tenang aja,mas harus tau laki2 yg sholeh hanya untuk perempuan yg sholehah juga. jadi mas gak prlu repot2 cari pasangan yg gimana, bila mas memang orang yg sholeh pasti mendapatkan pasangan yg sholehah juga. yah semoga sukses dgan pencarian pasangannya.

purpleheart said...

He..he..he..
Pertanyaan yang gampang2 susah..

Pernikahan bukan untuk sehari dua hari, melainkan - insyaALLAH - sepanjang sisa hidup kita..

Pernikahan juga bukan hanya milik berdua, tapi milik seluruh keluarga besar..

Butuh banyak kesabaran dan ketegaran, dari memulainya hingga menjalaninya..

Butuh banyak ilmu dan persiapan sebelum Qta benar2 memutuskan untuk mengambil pilihan itu..

Tapi saya yakin bahwa ALLAH akan bukakan jalan..

Karena menikah adalah perintahNYA.. Karena menikah itu satu bentuk ibadah kepadaNYA..

Maka, selamat berjuang saudaraku..
Awali dengan basmalah.. Niatkan untukNYA.. Berserahlah kepadaNYA..

(motivasi bagi diri pribadi)

Candra Adi Putra said...

bagi orang yang masih waras dan sehat akal, pasti ingin nikah.
apalagi yang udah punya kerjaan kaya mas casmadi. gimana ga?
masalah jodoh ane sepakat ma mas "anonymous" cuma selain berdoa dan menunggu bukannya kita juga harus iktiar alias Searching......

Asyhadi tea... said...

iya sukur klo gitu aku masih waras ya mas candra, masih ada pengen untuk nikah...
fufufufufu...
pertimbangan itu emang harus ada, tapi bukan berarti takut to...?

casmadi said...

Thank's ya atas do'anya semua 8-) hidup nikah !!!!! :D

Anonymous said...

insyallah allah memberikan calon istri yg terbaik to kaka.

orang baik kaya kaka pasti dapet calon yang baik juga...

heeeeeeeeeeeee